JAKARTA INDONESIA
(ISL News) -
Pada tanggal 22 Januari kemarin, Kementerian Perhubungan melalui
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus memastikan penyelenggaraan angkutan
laut yang aman dan tertib melalui pemenuhan persyaratan kelaiklautan kapal,
khususnya pada aspek manajemen keselamatan kapal.
Untuk itu, Ditjen Perhubungan Laut
menyelenggarakan Revalidasi Auditor International Safety Management (ISM) Code
untuk meningkatkan kompetensi Auditor ISM Code dalam melakukan pengawasan
terhadap perusahaan pelayaran dan kapal berbendera Indonesia di Jakarta, 20-23
Januari 2026.
Dalam arahannya, Direktur Perkapalan dan
Kepelautan, Samsuddin menjelaskan bahwa Revalidasi Auditor ISM Code merupakan
bagian dari pembinaan dan pengawasan teknis manajemen keselamatan kapal yang
dilaksanakan oleh Direktorat Perkapalan dan Kepelautan.
Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang manajemen
keselamatan kapal, lanjut Samsuddin, harus memiliki kompetensi yang memadai dan
senantiasa beradaptasi dengan perkembangan yang ada.
“Untuk itu, sebanyak 47 (empat puluh tujuh)
peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan
Laut mendapatkan pembekalan dan pengujian kompetensi terkait penerapan ISM
Code, peraturan di bidang keselamatan dan pencegahan pencemaran dari kapal,
serta prosedur audit manajemen keselamatan,” tambahnya.
Di samping itu, Samsuddin mengatakan, beragam
kondisi faktual pada saat ini merupakan tantangan bagi regulator keselamatan
pelayaran, khususnya Auditor Manajemen Keselamatan Kapal, untuk senantiasa
berpedoman pada ketentuan yang berlaku di bidang manajemen keselamatan kapal.
“Melalui Revalidasi Auditor ISM Code, kami
ingin meningkatkan kompetensi para Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal dalam
melaksanakan audit manajemen keselamatan kapal sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku,” tutup Samsuddin.
(Redaksi ISL News/AD/ETJ/HJ/Hubla).



















