terkini

Iklan Top Header PT BKI (Persero)


 

PTP Nonpetikemas Pontianak Terminal Kijing Perkuat Rantai Pasok dan Ekspor Komoditas Kalimantan Barat

22/04/26, 20:19 WIB Last Updated 2026-04-22T13:20:06Z

 



PONTIANAK (ISL News) – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pontianak melalui Terminal Kijing terus memperkuat perannya sebagai simpul strategis dalam mendukung kelancaran rantai pasok serta aktivitas ekspor-impor di wilayah Kalimantan Barat.


Sebagai bagian dari jaringan pelabuhan strategis nasional, Terminal Kijing yang berlokasi di Kabupaten Mempawah berkembang menjadi tulang punggung pelayanan kargo nonpetikemas di Kalimantan Barat sejak mulai dikelola pada Agustus 2022. Tren kinerja operasional menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun, seiring meningkatnya volume throughput dan aktivitas logistik di kawasan tersebut.


Didukung lokasi strategis yang berdekatan dengan jalur pelayaran internasional Selat Malaka, Terminal Kijing memainkan peran penting dalam meningkatkan konektivitas logistik serta mendorong daya saing komoditas unggulan daerah, khususnya sektor perkebunan dan pertambangan.


Pada April 2026, Terminal Kijing kembali melayani kegiatan bongkar muat komoditas curah kering berupa bauksit. Tercatat kapal tongkang BG Bahari 30073 melaksanakan kegiatan bongkar bauksit dengan total muatan sekitar 6.530 ton. Kapal tersebut mulai sandar pada 19 April 2026 dan proses bongkar berlangsung hingga 21 April 2026, sebagai bagian dari rangkaian aktivitas logistik komoditas mineral di kawasan ini.


Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung rantai pasok industri berbasis mineral, khususnya dalam mendukung kebutuhan bahan baku industri hilirisasi aluminium di Indonesia.


Terminal Kijing mampu melayani kapal berukuran besar hingga 100.000 DWT dengan kapasitas sandar lebih dari 15 kapal secara simultan. Peningkatan kapasitas layanan juga diperkuat melalui optimalisasi peralatan bongkar muat, termasuk relokasi aset seperti harbour mobile crane, hopper, grab, dan bucket, guna memastikan proses operasional yang semakin efisien dan andal.


Branch Manager PTP Nopetikemas Cabang Pontianak, Suwanda, menyampaikan bahwa Terminal Kijing memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.


“Terminal Kijing menjadi urat nadi ekonomi Kalimantan Barat yang tidak hanya mendukung kelancaran arus barang, tetapi juga memperkuat ekosistem logistik nasional. Kami terus mendorong optimalisasi layanan guna mendukung ekspor komoditas unggulan serta menjaga ketahanan rantai pasok,” ujar Suwanda.


Kinerja operasional Terminal Kijing pada Triwulan I 2026 mencerminkan dinamika arus logistik yang dipengaruhi oleh pergerakan komoditas utama di wilayah Kalimantan Barat. Total throughput tercatat sekitar 1,5 juta ton, dengan kontribusi terbesar berasal dari komoditas curah kering sebesar 845 ribu ton dan curah cair sebesar 662 ribu ton.


Dari sisi penyerapan terhadap target, kinerja curah kering mencapai 223% dan curah cair sebesar 168%, mencerminkan tingginya aktivitas bongkar muat pada kedua segmen tersebut. Sementara itu, bag cargo tercatat mencapai 93% dari target yang ditetapkan.


Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, komposisi kargo menunjukkan adanya penyesuaian, terutama pada segmen curah kering, curah cair, dan bag cargo. Meski demikian, aktivitas operasional tetap didominasi oleh komoditas strategis seperti bauksit, batubara, dan alumina yang memiliki peran penting dalam rantai pasok industri nasional.


Terminal Kijing juga berperan dalam mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk penanganan material untuk Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR). Keberadaan terminal ini menjadi katalisator dalam memperlancar arus logistik proyek-proyek industri besar serta memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai pusat pengembangan industri berbasis sumber daya alam.


Dalam mendukung operasional berbasis digital, PTP Nonpetikemas juga mengimplementasikan PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose), sistem terintegrasi yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring kegiatan bongkar muat secara real-time guna meningkatkan efisiensi dan standardisasi layanan pelabuhan.


Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen dalam menghadirkan layanan operasional yang andal dan berkelanjutan.


“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan bongkar muat dengan mengedepankan aspek keselamatan, efisiensi, dan keandalan fasilitas. Terminal Kijing akan terus kami dorong sebagai hub logistik utama di Kalimantan Barat,” ujar Suwanda.


Selain aspek operasional, PTP Nonpetikemas juga menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat sekitar melalui program edukasi, pelatihan, serta sertifikasi tenaga kerja lokal guna meningkatkan kompetensi dan keselamatan kerja.


PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam kegiatan operasional bongkar muat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan konektivitas logistik dan peningkatan daya saing komoditas ekspor.


Dengan dukungan infrastruktur yang terus dikembangkan serta peningkatan kualitas layanan operasional, Terminal Kijing diproyeksikan semakin berperan dalam mendukung pengembangan kawasan industri, hilirisasi aluminium, serta integrasi ekosistem logistik nasional.


(Redaksi ISL News/Corcom PTP Nonpetiikemas).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • PTP Nonpetikemas Pontianak Terminal Kijing Perkuat Rantai Pasok dan Ekspor Komoditas Kalimantan Barat

Terkini

Topik Populer