BALI INONESIA (ISL News) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui subholdingnya, PT Pelindo Solusi Logistik, bersama mitra Marina Development Indonesia (MDI) meresmikan pengoperasian Dock B Bali Gapura Marina, Area Pengembangan 1 Pelabuhan Benoa, Bali.
Peresmian ini menandai dimulainya operasi parsial Bali Benoa
Gapura Marina sebagai marina full service berstandar internasional pertama di
Indonesia, sekaligus menjadi capaian penting dalam pengembangan kawasan Bali
Maritime Tourism Hub (BMTH).
Dock B merupakan satu dari lima dock yang menjadi bagian inti dari
pengembangan marina tahap awal, serta melanjutkan momentum ground breaking Bali
Gapura Marina pada September Mei 2025.
Pembangunan Dock B dimulai pada bulan September Juli 2025 dengan
pemasangan 11 modul ponton yang membentang hingga 192 163 meter dan mampu
menopang beban minimal sekitar 500 550 kg per meter persegi.
Dengan diluncurkannya fasilitas ini, kini Bali Gapura Marina siap
untuk mulai menerima kunjungan puluhan kapal yacht, dengan beberapa fasilitas
esensial seperti air bersih, listrik dan logistik kapal yang sesuai standar
internasional. Pengembangan fasilitas premium ini adalah langkah strategis
untuk memperkuat misi Indonesia untuk bersaing di pasar wisata yacht dan
pariwisata marina premium yang sedang tumbuh pesat.
Kepala Bappenas Republik Indonesia, yang diwakili oleh Direktur
Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital, Wahyu Wijayanto, S.I.P, M.A.,
Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S , dalam sambutannya menyampaikan bahwa
pengembangan area wisata marina premium di Benoa ini telah menjadi salah satu
perhatian dari Bappenas.
“Sejalan dengan RPJPN 2025-2045 dan RPJMN 2025-2029, pengembangan
pariwisata maritime berkelanjutan menjadi salah satu target dalam pembangunan nasional
2025-2029. Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang kemaritiman, oleh
karenanya kami mendukung pengembangan BMTH oleh Pelindo terutama dalam
pembangunan Bali Gapura Marina sebagai marina premium di Indonesia,” ucapnya.
Direktur Teknik PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Muhammad.
Suriawan Wakan, menjelaskan bahwa pencapaian ini menegaskan bahwa Indonesia
memiliki potensi strategis untuk menjadi destinasi utama berdiri di antara
destinasipariwisata maritim terkemuka di dunia.
“Bali Gapura Marina bukan
sekadar proyek infrastruktur, melainkan komitmen bersama untuk membuka peluang
baru, dan meningkatkan standar layanan wisata maritim premium Indonesia. p
Kehadiran Bali Gapura Marina diharapkan akan menjadi pemantik lahirnya
marina-marina premium lainnya di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai
destinasi unggulan baru di dunia pariwisata maritim internasional.Peresmian ini
menegaskan komitmen Pelindo untuk memperkuat pengembangan marina kelas dunia di
berbagai wilayah,” jelasnya.
Gubernur Propinsi Bali, I Wayan Koster, dalam kehadirannya pada acara Pilot Launching Bali Gapura Marina, menyatakan dukungannya dan menegaskan urgensi pembangunan Bali Gapura Marina. "Bali sebagai destinasi wisata utama dunia sudah sejak lama memerlukan fasilitas berstandar internasional seperti marina ini," ujar Koster.
“Melalui pengembangan Bali Gapura Marina ini, kami ingin
menyampaikan bahwa Pelindo berkomitmen untuk memajukan pelabuhan tidak hanya
dari sisi kelogistikan namun juga dari sisi pariwisata maritim. Kehadiran Bali
Gapura Marina diharapkan akan menjadi pemantik lahirnya marina-marina premium
lainnya di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai destinasi unggulan baru
di dunia pariwisata maritim internasional.
“Kami terus mengakselerasi pengembangan fasilitas marina di
Indonesia, termasuk menjadikan Pelabuhan Benoa sebagai homeport berstandar
internasional dalam kerangka Bali Maritime Tourism Hub. Progres pengembangan
Bali Benoa Marina akan terus kami percepat demi mewujudkan visi jangka panjang
perusahaan dalam mendorong Indonesia sebagai pusat aktivitas maritim global,”
jelasnya.
Untuk menjamin layanan dan keamanan terbaik, seluruh teknologi, dan operasional Bali Benoa MarinaBali Gapura Marina mengacu pada standar dermaga internasional. Penerapannya didasarkan pada Kode Manajemen Keselamatan Internasional (IMS) , termasuk Kode Keamanan Fasilitas Pelabuhan dan Kapal Internasional (ISPS)., serta Protokol PIANC dari Asosiasi Infrastruktur Transportasi Air Dunia.
Dukungan strategis terhadap operasional marina turut disampaikan
oleh PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), subholding Pelindo di bidang logistik
dan hinterland development selaku pengelola Kawasan Area Pengembangan I BMTH.
Direktur Komersial dan Teknik SPSL, Ruri I. Rachmaputri, menegaskan bahwa Bali
Gapura Marina adalah tonggak penting (milestone) dari komitmen perusahaan untuk
membangunpembangunan ekosistem marina tourism hub berkelas dunia yang
mengedepankan keberlanjutan dan keunggulan teknologi di Indonesia.
"Kami mengimplementasikan integrasi holistikholistik dalam
pengembangan marina ini, meliputi kenyamanan pengalaman berlayar, penyediaan
layanan premium, dan infrastruktur modern. Upaya ini bertujuan untuk mendorong
posisi Indonesia sebagai aktor utama dalam industri pariwisata maritim
global," ujarnya.
PT Marina Development Indonesia selaku pengembang dan operator
Bali Gapura Marina menyatakan optimismenya atas progres pembangunan marina.
Pembangunan marina ini merupakan hasil dari kolaborasi intensif dengan mitra
strategis, termasuk PT Marina Development Indonesia, yang berpengalaman dalam
pengelolaan fasilitas marina dan area komersial pendukungnya.
“Peluncuran Dock B adalah sebuah awal. Target launching dock C dan
D pada awal triwulan II 2026 dan untuk full service tahun 2028. Bali Benoa
MarinaBali Gapura Marina akan menjadi marina full service berstandar
internasional pertama di Indonesia, dan kedepan kami memiliki ambisi untuk
menjadikan marina ini yang terbesar di Asia Tenggara.akan menjadi marina
terbesar di Asia Tenggara. Kami berkomitmen untuk mewujudkan masa depan dunia
marina di Indonesia,” penjelasan Ulf Backlund, Direktur Utama PT Marina
Development Indonesia.
Dengan dioperasikannyailuncurkannya fasilitas ini, kini Bali
Gapura Marina siap untuk mulai menerima kunjungan puluhan kapal yacht, dengan
beberapa fasilitas esensial seperti air bersih, listriklistrik, dan logistik
kapalinfrastruktur docking yang sesuai standar internasional. Pengembangan
fasilitas premium ini adalah langkah strategis untuk memperkuat misi Indonesia
untuk bersaing di pasar wisata yacht dan pariwisata marina premium yang sedang
tumbuh pesat.
“Hari ini telah dilakukan pilot launching Dock B Bali Gapura
Marina, yang artinya kami sudah siap untuk melayani hingga 48 kapal yacht untuk
bersandar di marina ini. Selanjutnya dock yang lain juga akan segera siap
diluncurkan sehingga kapasitas layanan yang ditawarkan akan semakin besar.
Progres akan terus kami monitor untuk mewujudkan adanya full operation Bali
Gapura Marina pada tahun 2028.”, penjelasan Ulf Backluncd, Direktur PT Marina
Development Indonesia.
Dukungan dan harapan atas kelancaran operasional Bali Gapura
Marina juga turut disampaikan oleh Gubernur Propinsi Bali, I Wayan Koster.
Kehadiran Bali Gapura Marina dinilai melengkapi upaya pengembangan kawasan
Pelabuhan Benoa sebagai pusat wisata maritime premium Indonesia serta mendukung
tumbuhnya aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
“Pembangunan marina
berstandar internasional ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata
bahari Bali dan memperkuat posisi Indonesia dalam peta pariwisata maritim
dunia. Selain itu secara langsung juga diharapkan pembangunan marina ini akan
membawa dampak positif pada peningkatan perekonomian masyarakat Bali. Pemerintah
Provinsi Bali senantiasa mendukung inisiatif pengembangan wilayah yang semakin
menguatkan peran Bali sebagai destinasi wisata maritim dunia,” ungkapnya.
Setelah dilaksanakannya pilot launching Dock B ini, pengembangan
akan diteruskan dengan pembangunan Dock C dan D yang ditargetkan akan selesai
pada kuartal pertama 2026. Full operation marina ditargetkan pada tahun 2028,
dimanaKe depan, Pembangunan yang progresif ini terus dilakukan untuk menjaga
ketercapaian target full operation Bali Gapura Marina pada tahun 2027 2028
yangakan telah dilengkapi dengan , yacht club, service station serta fasilitas
pendukung lainnya. Selain itu, di Area Pengembangan I BMTH juga akan dibangun,
pusat area perbelanjaan, serta dan leisure activitypusat hiburan premium untuk
yang menghadirkan pengalaman berlayar yang lebih lengkap dan
menyenangkanmengesankan bagi para pengunjung di Benoa.
Secara keseluruhan, kehadiran marina ini tidak hanya mencerminkan komitmen Pelindo terhadap standar layanan dan keselamatan, tetapi juga menegaskan keseriusan dalam membangun ekosistem pelabuhan pariwisata yang terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan. Bali Benoa Marina kini siap memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan dalam peta pariwisata maritim dunia.
(Redaksi
ISL News/Corcom SPSL).




















